Arsip untuk Agustus, 2009|Halaman arsip bulanan

Memahami Makna Surat Al Fatiah (11 Ramadhan)

Penceramah : Anwar Syarkawi M.Ag
T4                     : Masjid Taqwa Muhammadiyah
Waktu             : Ba’da Isya Menjelang Tarwih

[ Menurut jadwal yg se yogya nya menyampaikan ceramah adalah Drs.H Adrian Muis Khatib Saripado , namun karena beliau di luar kota maka tidak bisa hadir]

Rukun Shalat salah satunya yaitu membaca surat Al Fatiah , sebagiaman salah satu hadis nabi tidak sah shalat seseorang jika tidak membaca Al Fatiah. Mungkin setiap kita sudah hafal betul dari salah satu surat Al Qur’an tersebut . Tapi ada lebih baiknya kita tidak saja hafal tapi juga paham makna dari surat tersebut. Karena dari setiap ayat tersebut mempunyai makna yang sangat dalam . Salah satu bunyi arti dari ayat Tunjukilah kami jalan yang lurus , (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan ni’mat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai (Yahudi) dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat (Nasrani).
Coba kita renungi ayat tersebut , bahwasanya kita Kita memohon bimbingan Allah SWT agar tidak tersesat dalam menuju keabadian kelak (akhirat).
<—>

Indonesia dan Malaysia Saudara

Akhir – akhir ini kita warga negara indonesia di buat marah dengan pemberitaan “Pandet,Reog,Batik dan terakhir pelecehan lagu kebangsaan indonesia Raya. Tanpa kita sadari , kita dibuat untuk membenci saudara kita disana dan juga suadara kita disana juga digiring untuk tidak menyenangio kita. Rasa perlu terus kita  mengingatkan pentingnya sikap ukhuwah Islamiyah yang terus harus dijaga meski berbeda bangsa dan negara.

Muslim adalah saudara tak peduli dari suku, ras, maupun bangsa manapun. Oleh karena itu hendaknya segala sesuatu permasalahan yang terjadi di antara kita diselesaikan dengan cara yang terbaik, bermusyawarah. Ingatlah QS Al Hujuraat 10

Amalan ini adalah kewajiban kita sebagai hamba Allah swt. Apalagi di dalam bulan puasa yang imbalannya berlipat ganda. Mari mendamaikan saudara semuslim.Kita haru hati – hati dan jangan terjerumus dengan pemberitaan media , karena informasi yang ada pada media kebenarannya tidak mutlak , tidak seperti Al qur’an. Kita tidak tahu mungkin saja ada pihak luar yang mengambil keuntungan dari ini . Bahwa media massa sekarang ini mengajarkan kesombongan pada bangsa Indonesia. Seolah-olah apa yang datang dari Malaysia selalu jahat, jelek, dan salah. Sedangkan yang datang dari Indonesia selalu baik dan benar. Padahal duduk perkaranya masih belum diselesaikan di depan hukum. Patut kita sadari bahwa bila dua orang Muslim saling berselisih, maka tugas dan kewajiban utama kita adalah mendamaikan, bukan mencari pemenang.Mereka sengaja memecah belah umat islam. Mungkin saja ada oknum yang memancing di air keruh ,yang tidak suka melihat kedamaian umat islam maka mereka mengadu domba kita.

Ingat ummat Islam adalah bersaudara, dimanapun kita berada, lintas batas suku, ras, dan bangsa. Marilah kita saling menasehati untuk menyelesaikan segala permasalahan secara bermusyawarah menurut hukum Islam. Janganlah mudah terprovokasi oleh media massa.

Memulai Semester Reguler

Besok udah mulai kuliah reguler ni , tapi semester pendek masih tetap ada , wkwkkw.Biar aja lah , jalani apa yang ada hidup adalah anugrah. Harus ada tekad untuk semester ini tidak boleh lagi hancur – hancuran harus bisa mencapai target yang lebih baik dari sebelumnya. Tadi sempat lihat jadwal kuliah ternyata dosen – dosen nya sesuai dengan perkiraan dan jadwal Alhamdulillah tidak ada yang bentrok. Tapi rata- rata tiap hari kuliah 2 shft dan tempat kuliah di ged F.12 dan F1.13 kembali kayak semester 1 lagi.  Semoga aja bisa dijalani dengan semangat dari awal sampai akhir.

Fungsi Alqur’an bagi kehidupan manusia (10 Ramadhan )

Penceramah        : Drs H Nurman Agus
T4                            : Masjid Taqwa Muhammadiyah
Waktu                     : Ba’da Isya Menjelang Tarwih

Alqur’an diturunkan oleh Allah swt merupakan adalah untuk kepentingan  manusia , membimbing manusia ke jalanyang lurus ,  yang benar dan jalan yg diberkahi bukan jalan orang yang dimurkai.Alqur’an sebagai pedoman hidup bagi manusia agar manusia mau menjalani hidup ini dengan aturan -aturan yang diberikan Allah bukan aturan – aturan yang dibuat berdasarkan hawa nafsu manusia. Allah berfirman dalam surat Ibrahim ayat 1 dan  surat Al Baqarah ayat 185  . yang dapat diambil kesimpulan bahwa fungsi Al qur’an adalah sebagai berikut ;

  1. Al qur’an sebagai petunjuk bagi manusia ; maksudnya menjadi bimbingan dan pimpinan pada  umat manusia degan jalan memberi kecerdasan dan ilmu pengetahuan , mencari kebenaran . Dan dengan ilmu pengetahuan itu kita dapat mencari kebenaran.
  2. Al qur’an sebagai sumber  informasi yang jelas   ; maksudnya memberikan informasi – informasi , keterangan – keterangan , dalil -dalil , penjelasan secara terperenci tentang makna bimbingan itu . Diantaranya batas – batas yang ditentukan oleh Allah , kewajiban yang diperintahkan oleh Allah , kisah – kisah yang terjadi pada masa lampau supaya kita dapat mengambil informasi yang kebenarannya mutlak atau tidak diragukan lagi.
  3. Alqur’an sebagai pembeda antara yang hak dengan bathil ; maksudnya sebagai pembeda yang benar dengan yang salah.

Yang harui kita pahami , bahwa Al qur’an bukan hanya surat Yasin saja , tetapi Al qur’an itu terdiri dar 6236 ayat , 114 surat dan 30 Juz.Tidak ada tuntunan kita untuk hanya mempelajari atau membaca surat yasin saja, tetapi bacalah Al qur;an secara keseluruhan.

Ikhlas dengan Riya

Kita mungkin merasa sudah melakukan ibadah atau amalan dengan baik dan benar . Kita percaya bahwa amalan kita itu adalah amalan yang akan menjadi penolong kita nantinya. Tapi kita tidak pernah tahu apakah amalan kita itu diterima atau tidak . Sebab Allah tidak mengasih tahu ke kita tentang amalan kita tersebut . Mungkin Jika di beri tahu Allah swt ,
kita lihat amalan kita kecil maka kita akan rajin lagi untuk menambah amalan tersebut , Tapi sayngnya Allah tidak memberi tahu . Tapi Allah memberi tahu bahwa amalan yang akan diterimanya harus lah memiliki 2 syarat yaitu ikhlas dan ittiba’.

Ikhlas?…..Ikhlas defenisi sederhananya adalah mengerjakan sesuatu hanya karena Allah. Jika kita mengerjkakan sesuatu hanya karena Allah maka itu sudah bisa menjadi syarat pertama ibadah kita diterima. Tapi ikhlas ini amat sulit sekali ,batas antara ikhlas dengan riya itu sangat tipis sekali.sampai-sampai ada hadis yang menyatakan ‘takut untuk berbuat riya termasuk berbuat riya’.

Riya dapat digambarkan sebagai berikut ; Rajin / semangat  beramal ketika dilihat orang. Ibadahnya meningkat ketika dipuji orang. Jadi Bagaimana dengan kita? Apakah amalan kita selama ini ada unsur riya ?. Karena jika terdapat riya maka amalan kita tersebut akan ditolak oleh Allah , akibatnya amalan yang kita lakukan jadi sia-sia.Sebagai contoh mungkin ketika kita berinfaq dan infaq kita disebut oleh pengurus maka sadar / tidak riya telah masuk dalam diri kita.Satu lagi contoh ketika jadi imam , maka kita membaca ayat yang panjang dan jarang orang membaca nya , sesekali kita dapat pujian dan pujian tersebut membuat kita beribadah jadi semangat maka riya juga telah masuk dalam diri kita.

Jadi bagaiman cara menghindarinya??, Maka ketika melakukan suatu ibadah atau amalan maka bersikap lah sewajarnya , jangan mengingat ekses di balik amalan yang kita lakukan. kita  beramal karena memang Allah yang memerintahkan, titik! Jadi ada orang yang memuji atau nggak masa bodohlah, EGP aja (emang gue pikirin.)

Semoga Allah menghindarkan kita dari perbuatan riya ini dan Allah menerima amal ibadah kita. Dan perlu sikap was – was terhadap ibadah yang kita lakukan .Walupun begitu ada syarat yang kedua yang wajib juga kita penuhi bahwa ibadah yang kita lakukan harus ittiba’ atau mengikut sesuai yang di perintahkan oleh Allah swt dan yang dicontohkan oleh Rasulullah saw.

Masjid Taqwa Muhammadiyah Padang

Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat terus berbenah melengkapi fasilitas dan kebutuhan jamaáh. Sekarang setelah selesai pembangunan qubah dan renovasi , masjid tersebut sudah terlihat asri dan indah.Masjid yang setiap hari nya menjadi tempat beribadah bagi masyarakat sumbar tertuma pedagang , karena terletak di pusat kota dan tengah pasar. Baru – baru ini Masjid ini mendapat waqaf berupa LCD monitor 2 buah dari anggota DPR  Patrialis Akbar. LCD ini membuat jemaah yang berada di belakang tetap dapat melihat guru yang berceramah.

Foto297

4431

Foto295

Masjid berlantai tiga ini  akan terus dimodifikasi sedemikian rupa sehingga betul – betul menjadi kebanggaan, tidak hanya bagi warga Muhammadiyah tapi bagi seluruh masyarakat Sumbar.

Kata mutiara hari ini ;

Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS At-Taubah; 09 : 18)

Halaman Berikutnya »

  • Kategori

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terakhir

    radi di Kenapa Tidak Objektif Dalam me…
    Iman Rahman Duya di Kenapa Tidak Objektif Dalam me…
    radevick di Sedikit Koreksi Buat Budaya Pr…
    radi di Haram umat islam ucapkan Selam…
    radiets di Haram umat islam ucapkan Selam…
  • Twitter Terbaru

    Error: Please make sure the Twitter account is public.

  • Arsip

  •  

    Agustus 2009
    S S R K J S M
    « Jul   Sep »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • Internet Sehat
  • RSS MUI

  • RSS Muhammadiyah

  • RSS Tabligh Muhammadiyah

  • RSS Beritanet

  • Blog Stats